Lawan COVID-19 dengan exercise!

Lawan COVID-19 dengan exercise!

Medifit Active Rehabilitation Center

DayaTahanTubuh
Apa itu COVID-19?

COVID-19 adalah ‘nama cantik’ yang diberikan WHO untuk penyakit akibat virus corona jenis terbaru yang diduga mulai muncul pada November 2019 di Wuhan, China.

Bagaimana virus ini dapat menular?

Saat ini, seluruh dunia termasuk Indonesia digemparkan dengan wabah COVID-19 (Corona Virus Disease 2019). COVID-19 merupakan virus dari keluarga Corona yang menyerang saluran pernapasan. Virus ini dapat menyebar dari satu penderita ke penderita melalui droplet (cairan yang keluar saat batuk, bersin) atau melalui kontak langsung dengan penderita. Gejala infeksi COVID-19 antara lain demam, batuk dan kesulitan bernapas. Sebagian besar penderita diperkirakan memiliki tingkat imunitas yang rendah.

Apa saja gejala yang dapat timbul?

Gejala klinis yang timbul sangat beraneka ragam mulai dari tanpa gejala hingga gejala berat. Tanda dan gejala yang mungkin terjadi adalah demam, batuk non produktif, rasa lelah, rasa nyeri/kering pada tenggorokan, sakit kepala, pegal-pegal, diare, hingga sesak nafas.

Akankah aktivitas fisik membantu mencegah saya tertular COVID19?

Peran latihan fisik dalam menurunkan kerentanan infeksi COVID-19 ini masih belum diketahui, namun penelitian yang dilakukan oleh David C. Nieman (2019) dalam reviewnya menyatakan bahwa latihan fisik intensitas sedang (tanda: saat latihan fisik, seseorang masih bisa berbicara walau terbatah-batah atau latihan fisik dengan denyut nadi 60-80% dari denyut nadi maksimal) yang dilakukan selama 30-60 menit dapat meningkatkan imunitas tubuh untuk infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dengan meningkatkan jumlah sel darah putih serta menurunkan hormon stress tubuh, sehingga risiko mengalami ISPA dapat menurun 40-50%. Denyut nadi maksimal dihitung dari 220-umur. Dengan penelitian diatas, dapat dipikirkan bahwa latihan fisik dapat menurunkan risiko terkenanya infeksi COVID-19.

Lantas, aktivitas fisik apa yang dapat saya lakukan di rumah dan berapa lama?

Anda dapat mulai melakukan aktivitas fisik intensitas sedang (64-76% denyut nadi maksimal) selama 15-30 menit/hari.

Jenis aktivitas fisik yang dapat dilakukan beraneka ragam mulai dari latihan aerobik hingga penguatan otot. Anda juga dapat mencoba berolahraga ‘ditemani’ video zumba/yoga/senam secara online. Jika alat treadmill Anda sudah terlalu lama ‘beristirahat’, inilah saat yang tepat bagi Anda untuk menggunakannya!

“Let’s fight COVID-19 together”

No Comments

Leave a Reply

× How can I help you?